Hiking Mount Rinjani

Makanan Untuk Naik Gunung Yang Boleh Dan Harus Dihindari!

Makanan Untuk Naik Gunung  – Mendaki gunung bukan cuma soal fisik kuat dan mental siap. Banyak pendaki pemula gagal menikmati perjalanan bukan karena jalurnya terlalu berat, tapi karena salah strategi logistik, terutama soal makanan. 

Di ketinggian, tubuh bekerja lebih keras: napas lebih cepat, cairan lebih mudah hilang, dan energi terkuras tanpa terasa. Karena itu, memilih makanan untuk naik gunung bukan perkara “yang penting ada cemilan”, melainkan soal menjaga performa tubuh sepanjang pendakian.

Saya sering melihat pendaki membawa makanan yang justru memperparah rasa haus, membuat perut tidak nyaman, atau bikin tenaga drop di tengah trek. Padahal, dengan perencanaan sederhana, kamu bisa tetap bertenaga, tidak mudah kram, dan lebih fokus menikmati pemandangan.

Nah, sebelum tas carrier kamu terisi asal-asalan, yuk pahami strategi membagi logistik makanan yang benar. Dijamin akan berenergi hingga summit dan tidak loyo di tengah jalan apalagi kehausan!

Makanan Untuk Naik Gunung? Ini Yang Boleh & Harus Dihindari!

Kalau kamu pemula naik gunung dan masih bingung perlu bawa makanan apa saja, prinsip dasarnya sederhana: bagi makanan jadi dua kategori. Ada makanan untuk dimakan selama di trek, dan makanan untuk dikonsumsi saat sudah di tenda.

Kenapa harus berbeda? Karena kebutuhan tubuh saat berjalan menanjak jelas berbeda dengan saat istirahat di camp. Selain itu, beberapa makanan mungkin akan tidak praktis dimakan saat dalam perjalanan. Oleh karena itu kita perlu membaginya menjadi dua kategori. 

1. Makanan yang Harus Dihindari Saat di Trek 

Pendakian Rinjani Via Senaru 2D1N
Rinjani Via Senaru

Saat trekking, tubuh butuh energi stabil, hidrasi terjaga, dan perut tetap nyaman. Kesalahan paling umum adalah membawa makanan yang tinggi gula sederhana tapi minim nutrisi. 

Sebelum masuk ke bagian makanan yang bagus untuk di trek, kamu perlu tahu bahwa ada makanan yang sebaiknya dihindari. Apa saja?

Beberapa makanan terlihat praktis, tapi sebenarnya kurang ideal:

  • Ciki-ciki (snack ringan asin)
  • Bar 
  • Cokelat
  • Permen
  • Gorengan

Memang, cokelat dan permen mengandung gula yang bisa memberi dorongan energi cepat. Tapi efeknya singkat. Setelah itu, gula darah turun dan tubuh justru terasa lebih lemas. Selain itu, makanan ini membuat mulut kering dan memicu rasa haus berlebihan. Di gunung, air adalah logistik penting, jangan sampai kamu cepat kehabisan hanya karena salah pilih cemilan.

Gorengan juga berminyak dan berat dicerna. Saat menanjak, sistem pencernaan tidak bekerja seefisien biasanya, sehingga makanan berlemak bisa bikin mual. Jadi kurang-kurangin membawa makanan di atas ya. 

.

Baca juga: Barang Yang Wajib Dibawa Saat Naik Gunung Biar Survive!

2. Makanan Yang Baik Dimakan Selama Trek Naik Gunung

Makanan Untuk Naik Gunung Yang Boleh
Cemilan di trek

Saat memilih makanan untuk dikonsumsi selama trekking, utamakan jenis makanan yang membantu menjaga cairan tubuh, mampu menyediakan energi yang bertahan stabil, serta mudah dicerna agar tidak membebani perut saat kamu terus bergerak menanjak.

Misalnya: 

  • Buah Kaya Air & Elektrolit.  Ini pilihan terbaik untuk makanan untuk naik gunung saat trekking. Contohnya: Pir, Semangka, Timun. Buah-buahan ini mengandung air tinggi dan elektrolit alami. Manfaatnya besar: Membantu tubuh tetap terhidrasi, mengurangi risiko kram otot, dan menjaga energi tetap stabil. Saat tubuh cukup cairan, jantung tidak bekerja terlalu keras memompa darah ke otot.
  • Cemilan Sumber Protein. Protein membuat rasa kenyang bertahan lebih lama dibanding gula sederhana. Contohnya telur rebus, sosis siap makan, energi gel, energy bar, 

Energy bar sangat praktis dan tahan lama. Namun, teksturnya sering lengket di mulut, jadi kamu memang akan minum lebih banyak setelahnya. Itu masih lebih baik dibanding cemilan yang membuat tenaga cepat habis.

Selain itu, asupan protein dapat membantu memperlambat pelepasan energi, sehingga kamu tidak mudah “nge-drop” di tengah jalur. 

Jadi, agar tidak mudah haus dan kenyangnya cukup, bawalah makanan dan buah-buahan di atas. Dan sebisa mungkin hindari yang seharusnya dihindari. Oke?

2. Daftar Makanan Untuk Di Tenda

Makanan Untuk Naik Gunung
Makanan berat

Sesampainya di tenda, prioritas berubah. Tubuh perlu pemulihan. Otot yang bekerja seharian butuh asupan protein dan karbohidrat yang cukup. Di fase ini, makanan boleh lebih “berat”. 

Beberapa yang dianjurkan dan tetap mudah dimasak adalah:

  • Sumber protein: Telur, ayam matang, atau daging matang. Sebaiknya sudah dimasak sebelumnya dan dikemas vakum. Ini menjaga keamanan makanan sekaligus mengurangi waktu masak di gunung. Protein membantu perbaikan jaringan otot dan mengurangi rasa pegal setelah trekking panjang.
  • Karbohidrat praktis: Nasi instan, biji-bijian instan. Karbohidrat berfungsi mengisi kembali cadangan glikogen tubuh yang habis selama pendakian.
  • Roti padat: Tortilla, roti pipih, roti gandum padat. Makanan ini sangat ringan dibawa, tidak mudah hancur, tapi cukup mengenyangkan.

Makan malam yang cukup akan sangat membantu saat summit attack dini hari. Banyak pendaki gagal ke puncak bukan karena kurang kuat, tapi karena kurang makan. Jadi pastikan tubuh kamu mendapat makanan yang layak, karena dia telah bekerja keras, dan masih harus berjuang untuk summit atau turun gunung lagi. 

Hindari terus-terusan makan mi instan ya. Memang kenyang,  tapi bisa membuat panas dalam dan haus. 

.

Baca juga: Antisipasi Tersesat Di Gunung? Lakukan Ini Untuk Bertahan Hidup

Malas Urus Makanan Saat Naik Gunung? Serahin ke Trekking Organizer

Hiking Mount Rinjani Trekking Organizer
Hiking Mount Rinjani TO

Mengatur makanan pendakian memang ribet. Harus hitung berat, ketahanan bahan, sampai teknik masak. Kalau kamu ingin fokus menikmati perjalanan tanpa pusing logistik makanan, ikut Trekking Organizer (TO) bisa jadi solusi.

Saat ikut TO, makanan di tenda biasanya sudah disiapkan. Kamu cukup membawa makanan trek untuk kebutuhan pribadi selama berjalan. Urusan makanan berat, logistik, dan tenda akan ditangani porter.

Keuntungannya:

  • Kamu dapat guide sekaligus porter
  • Beban tas jauh lebih ringan
  • Energi bisa fokus untuk trekking

Biasanya masing-masing gunung menyediakan TO masing-masing yang sudah terdaftar resmi, salah satunya hikingmountrinjani.com. Ini adalah webiste TO untuk pendakian gunung Rinjani. Jadi kalau mau naik Rinjani dan butuh guide maupun porter, masuk ke webiste dan hubungi saja Whastapp yang tertera.

Tim TO khususnya akan:

  • Menjemput kamu dari lokasi kedatangan
  • Mengantar kamu ke tenmpat menginap sebelum mendaki
  • Briefing pendakian dan memastikan semuanya sudah oke
  • Memandu pendakian keesokan hari dalam kondisi tubuh lebih segar

Kalau tertarik, buka website mereka atau hubungi via WhatsApp melalui tombol yang tersedia. Kamu bisa berdiskusi soal durasi pendakian dan menyusun itinerary bersama sebelum menjelajah indahnya Gunung Rinjani.

Dengan begitu, sesampainya di camp, kamu akan melihat tenda sudah berdiri (kalo porter duluan), atau tinggal duduk cantik menunggu tenda jadi. No ribet, bisa istirahat setelah lelah mendaki berjam-jam. Bukan hanya itu, makanan hangat akan segera tersedia. Kamu tidak perlu pusing masak dan bongkar apapun. Ada yang akan memasak untuk kamu, enak dan kenyang lagi. Ini idaman sih!

Jadi, Kamu bisa istirahat maksimal deh sebelum summit attack. Biayanya juga terjangkau dibanding tenaga dan risiko yang bisa kamu hemat. Ini sangat membantu terutama jika kamu mendaki sendiri tanpa kelompok.

Mau Kan Mendaki Gunung Lebih Mudah?

Dengan bantuan TO, kamu tidak perlu membawa beban berlebihan. Fokus kamu hanya pada keselamatan, ritme jalan, dan menikmati alam.

Akhirnya, memahami Makanan Untuk Naik Gunung adalah langkah awal pendakian yang aman. Mendaki mandiri itu baik, tapi mendaki dengan sistem yang terorganisir membuat pengalaman lebih terarah, nyaman, dan minim risiko.

Gunung selalu indah, tapi keselamatan tetap prioritas utama. Selalu cari tahu lebih banyak sebelum kamu cuss naik gunung ya!

.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *