Hiking Mount Rinjani

Cara Pasang Tenda Camping di Rinjani, Anti Ngerepotin Temen - Hiking Mount Rinjani

Cara Pasang Tenda Camping di Rinjani, Anti Ngerepotin Temen!

Cara Pasang Tenda Camping – Bagi banyak orang, mendaki Gunung Rinjani ataupun gunung-gunung indah lainnya, satu per satu, adalah impian besar. Namun, selain mempersiapkan fisik dan mental diri sendiri sebelum berangkat, ada satu hal yang sering kali jadi sumber canggung di lapangan: “memasang tenda camping”

Siapa di sini yang tidak bisa pasang tenda sendiri, padahal paling semangat kalau ada wacana naik gunung?

Tidak sedikit pendaki yang sebenarnya sudah menyiapkan perlengkapan lengkap, logistik cukup, bahkan fisik pun siap, tetapi tetap merasa tidak percaya diri saat tiba di area camp. Alasannya sederhana, takut salah pasang tenda, takut lama, dan yang paling sering: takut merepotkan teman satu tim.

Padahal, memasang tenda bukan keterampilan eksklusif pendaki senior. Dengan pemahaman yang benar dan sedikit latihan, siapapun bisa melakukannya sendiri. Artikel ini akan membahas Cara Pasang Tenda Camping di Rinjani, maupun gunung lainnya, secara runtut dan praktis. Khusus untuk kamu yang ingin lebih mandiri di gunung dan tidak terus bergantung pada orang lain.

Cara Pasang Tenda Camping di Gunung Rinjani, Gampang Banget!

Cara Pasang Tenda Camping di Rinjani - Hiking Mount Rinjani
Cara Pasang Tenda Camping

Sebelum masuk ke langkah teknis, penting untuk meluruskan satu hal: cara memasang tenda di Rinjani pada dasarnya sama dengan di gunung mana pun. Yang membedakan hanya kondisi alamnya—angin bisa lebih kencang, tanah bisa lebih keras, dan cuaca bisa berubah cepat. Itulah mengapa teknik dasar harus benar sejak awal.

Tutorial ini dibuat khusus untuk kamu yang selama ini selalu minta bantuan orang lain saat mendirikan tenda. Bukan karena malas, tapi karena belum benar-benar paham urutannya. Biar ke depannya tidak merepotkan terus, coba ikuti cara berikut ini dengan tenang dan percaya diri.

Dan satu hal penting yang sering bikin sungkan: area camping adalah hak setiap orang. Selama belum ada tenda berdiri di suatu titik, kamu punya hak yang sama untuk menempati lahan tersebut dan mendirikan tenda. Jadi, jangan ragu atau merasa “tidak enak” hanya karena “sudah dibooking” padahal belum datang orangnya.

1. Bentangkan Inner Tenda di Tempat yang Datar

Langkah pertama dalam cara pasang tenda camping adalah memilih permukaan tanah yang relatif datar. Hindari cekungan, jalur aliran air, atau area yang terlalu miring. Setelah itu, keluarkan inner tenda dan bentangkan sepenuhnya.

Pastikan pintu tenda menghadap ke arah yang kamu inginkan, biasanya menjauhi arah angin utama. Banyak pemula asal membentangkan inner tanpa memperhatikan orientasi pintu, lalu menyesal karena angin malam langsung masuk ke dalam tenda.

2. Pasang Pasak di Tiap Sudut Tenda, Biar Nggak Kabur

Setelah inner tenda terbentang rapi, pasang pasak di setiap sudutnya. Langkah ini sering diremehkan, padahal sangat penting. Pasak membantu menahan posisi tenda agar tidak bergeser saat kamu memasang frame.

Tancapkan pasak dengan sudut miring ke arah luar agar cengkeramannya kuat, terutama di tanah Rinjani yang bisa berpasir atau berkerikil. Dengan pasak terpasang, tenda tidak akan “kabur” atau mengkerut ke satu sisi.

3. Pasang Frame dan Masukkan ke Ujung Tenda Secara Menyilang

Ambil frame tenda, biasanya terdiri dari dua batang panjang yang lentur. Rangkai frame terlebih dahulu, lalu masukkan masing-masing ujungnya ke lubang atau ring di sudut inner tenda secara menyilang.

Setelah itu, letakkan frame pada satu sisi terlebih dahulu. Banyak orang gagal di tahap ini karena terburu-buru ingin langsung berdiri, padahal posisi awal frame harus benar agar mudah diangkat.

4. Angkat Kedua Frame Bersamaan dan Ikat di Persilangan

Sekarang bagian yang sering terlihat “ribet”, padahal sebenarnya sederhana. Angkat kedua frame secara bersamaan hingga membentuk lengkungan dan menyilang di bagian tengah. Saat sudah berdiri, ikat tali inner tenda yang ada di titik persilangan frame.

Ikatan ini berfungsi menjaga struktur tenda tetap stabil dan tidak ambruk ke satu sisi. Lakukan dengan tenang, tidak perlu tenaga besar, hanya koordinasi tangan yang tepat.

5. Kaitkan Inner Tenda ke Frame

Pastikan tipe tenda yang kamu gunakan adalah tenda dengan frame dipasang di inner tenda (model paling umum untuk pemula). Kaitkan semua pengait inner ke frame satu per satu, mulai dari bagian tengah lalu ke samping.

Langkah ini membuat inner tenda terbuka sempurna dan tidak mengempis. Semakin rapi kamu mengaitkan pengaitnya, semakin nyaman ruang di dalam tenda.

6. Cara Pasang Tenda Camping Terakhir, Pasang Outer Layer!

Setelah inner berdiri dengan baik, saatnya memasang outer layer. Letakkan outer di atas inner, sesuaikan posisi pintu, lalu ikat tali outer ke frame agar menempel dengan kuat.

Jangan lupa mengencangkan strap di setiap sudut outer ke inner layer. Outer yang terpasang dengan benar akan melindungi tenda dari angin, embun, dan hujan—hal yang sangat krusial di Rinjani.

Jika Pasang Tenda Camping Bukan Frame di Inner, Apa Bedanya?

Pada beberapa tipe tenda, frame justru dipasang di outer terlebih dahulu, lalu inner digantung di dalamnya. Perbedaannya ada pada urutan kerja, bukan tingkat kesulitannya. Pada tipe ini, outer akan berdiri lebih dulu, kemudian inner dikaitkan dari dalam.

Keunggulannya, inner tetap kering jika dipasang saat hujan. Namun, bagi pemula, tipe ini memang terasa sedikit membingungkan jika belum pernah mencoba. Prinsip dasarnya tetap sama: struktur dibentuk dulu, lalu ruang tidur dipasang setelahnya.

.

Baca juga: 4 Best Foods to Bring for Hiking : Filling, and Easy to Pack

Hal Penting Lain Setelah Pasang Tenda Camping di Gunung

Cara Pasang Tenda Camping Anti Ribet - Hiking Mount Rinjani
Tenda Camping

Memasang tenda bukan akhir dari segalanya. Ada beberapa hal penting yang sering diabaikan, padahal justru menentukan kenyamanan dan keselamatan selama bermalam.

1. Buat Saluran Air di Sekitar Tenda

Setelah tenda berdiri, sebaiknya buat saluran air kecil di sekelilingnya. Tujuannya agar air hujan mengalir menjauh dari tenda, bukan masuk ke dalam.

Jika hal ini tidak dilakukan dan hujan turun semalaman, air bisa merembes ke dalam dan akhirnya merepotkan teman juga—mulai dari berbagi ruang kering hingga mengeringkan sleeping bag bersama-sama.

2. Hal Terpenting: Berlatihlah Sebelum Pergi

Ini bagian yang paling sering diabaikan. Berlatihlah mendirikan tenda di rumah beberapa kali dalam kondisi cuaca ideal. Dengan begitu, kamu tahu cara memasangnya dengan cepat dan efisien, serta bagaimana membongkarnya tanpa panik.

Saat tiba di gunung, kondisi bisa jauh dari ideal. Angin kencang, hujan, bahkan kabut tebal bisa datang tiba-tiba. Mendirikan tenda dalam kondisi buruk tanpa latihan sebelumnya adalah pengalaman yang tidak menyenangkan. Kamu juga perlu tahu cara mengemas tenda dalam kondisi basah agar perlengkapan lain tetap kering.

3. Gunakan Terpal di Bawah Sebelum Pasang Tenda Camping

Bentangkan terpal di bawah tenda dengan sedikit bagian menjorok keluar di depan pintu. Area ini bisa digunakan untuk melepas sepatu sebelum masuk, sehingga bagian dalam tenda tetap bersih.

Saat keluar di pagi hari, kamu juga punya area bersih untuk mengenakan sepatu kembali tanpa harus menginjak tanah langsung.

4. Bawa Semprotan Anti Serangga, Terpal & Tali

Serangga kecil sering kali baru terasa mengganggu saat malam tiba. Membawa semprotan anti serangga adalah langkah kecil yang berdampak besar pada kualitas istirahatmu.

Membawa terpal dan tali ekstra juga bisa menjadi penyelamat saat hujan atau saat kamu butuh naungan tambahan. Selain itu, memiliki lebih dari satu senter adalah kebutuhan, bukan cadangan. Jangan sampai seluruh tim bergantung pada satu sumber cahaya.

5. Kenali Lingkungan Sekitar

Luangkan waktu beberapa menit untuk mengamati area sebelum mendirikan tenda. Perhatikan apakah ada sarang semut, tanah terlalu lembap, atau hal lain yang bisa mengganggu. Keputusan kecil ini bisa menyelamatkan tidurmu semalaman.

.

Baca juga: 4 Tips Naik Gunung Rinjani untuk Perempuan, Wajib Dilakukan!

Mau Camping Singkat di Rinjani Tanpa Ribet? Bareng Kami Yuk

Hiking Mount Rinjani
Hiking Mount Rinjani

Jika kamu ingin mendaki Rinjani tanpa harus memikirkan urusan teknis seperti memasang tenda hingga memasak, opsi mendaki bersama trekking company bisa menjadi solusi. Dalam sistem ini, semua kebutuhan logistik, termasuk tenda dan dapur—akan ditangani oleh porter.

Perlu dicatat, pendaki lokal tidak diwajibkan menggunakan trekking company. Namun, bagi kamu yang ingin semuanya berjalan lebih mudah dan fokus menikmati perjalanan, opsi ini sangat layak dipertimbangkan. Baik untuk pendakian singkat maupun program panjang hingga 4 hari.

Jika kamu ingin benar-benar menikmati Rinjani dengan nyaman, pergilah bersama hikingmountrinjani.com. Tim kami menyediakan berbagai pilihan privat hiking maupun grup untuk kamu dan orang-orang tersayang. 

  • Mulai dari 2 hari 1 malam kemah di Pelawangan Senaru, hingga 
  • program summit Rinjani, semuanya tersedia.

Tertarik? WhatsApp tim kami sekarang juga dan wujudkan pengalaman mendaki Rinjani tanpa ribet, tanpa canggung, dan tetap berkesan.

.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *